Tripel Pythagoras

Pendahuluan
Pada materi Teorema Pythagoras, kita telah mengenal hubungan:
Tiga bilangan bulat positif yang memenuhi hubungan tersebut disebut tripel Pythagoras. Jika ketiga bilangan itu tidak mempunyai faktor persekutuan selain 1, maka tripel tersebut disebut tripel Pythagoras primitif.
Rumus Dasar
Jika dan adalah bilangan bulat positif dengan , maka salah satu bentuk tripel Pythagoras adalah:

Bukti
Misalkan:
Maka:
Jadi, benar membentuk tripel Pythagoras.
Luas dan Keliling
Jika sisi-sisi segitiga siku-siku dinyatakan dengan bentuk tripel Pythagoras di atas, maka:
Luas
Keliling
Dalam kondisi tertentu, luas segitiga bisa sama dengan keliling segitiga. Dari:
dapat diperoleh hubungan:
Contoh:
- jika dan , maka luas = keliling =
24 - jika dan , maka luas = keliling =
30
Jenis-Jenis Tripel Pythagoras
1. Tripel Pythagoras Primitif
Tripel Pythagoras disebut primitif jika:
Beberapa sifatnya:
- paling sedikit satu di antara , , atau adalah bilangan ganjil
- salah satu dari atau genap
- selalu ganjil
2. Tripel Pythagoras Primitif Kembar
Tripel Pythagoras primitif kembar terjadi jika selisih hipotenusa dan sisi tegak terpanjangnya adalah 1.
Dengan bentuk:
jika , maka syarat primitif kembar memberi:
Jadi:
Jika , maka:
yang tidak mempunyai solusi bilangan bulat positif.
3. Tripel Pythagoras Komposit
Tripel Pythagoras disebut komposit jika ketiga bilangannya masih mempunyai faktor persekutuan lebih dari 1.
Contoh 1
Buktikan bahwa jika salah satu dari atau genap pada tripel Pythagoras primitif , maka harus ganjil.
Penyelesaian
Gunakan pembuktian tidak langsung. Misalkan genap, dan serta ganjil.
Tulis:
Substitusikan ke persamaan Pythagoras:
Ruas kiri bukan bilangan bulat, padahal harus bilangan bulat. Terjadi kontradiksi. Jadi anggapan bahwa genap salah, sehingga harus ganjil.
Contoh 2
Carilah semua tripel Pythagoras primitif dengan genap dan .
Penyelesaian
Ambil:
dengan syarat:
- dan relatif prima
- dan tidak keduanya ganjil
Hasil yang memenuhi:
| Tripel | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| 2 | 1 | 3 | 4 | 5 | |
| 3 | 2 | 5 | 12 | 13 | |
| 4 | 1 | 15 | 8 | 17 | |
| 4 | 3 | 7 | 24 | 25 | |
| 5 | 2 | 21 | 20 | 29 | |
| 6 | 1 | 35 | 12 | 37 |
Cara Menentukan Tripel Pythagoras
Langkah-langkah umum:
- tentukan dua bilangan asli dan dengan
- hitung , , dan
- ketiga hasil tersebut membentuk tripel Pythagoras
Contoh:
| Tripel | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| 2 | 1 | 3 | 4 | 5 | |
| 3 | 1 | 8 | 6 | 10 | |
| 3 | 2 | 5 | 12 | 13 | |
| 4 | 3 | 7 | 24 | 25 | |
| 5 | 4 | 9 | 40 | 41 | |
| 6 | 5 | 11 | 60 | 61 |
Catatan:
- semua kelipatan dari tripel Pythagoras juga tetap merupakan tripel Pythagoras
- tripel Pythagoras tidak hanya muncul pada bilangan bulat, tetapi juga bisa pada bilangan pecahan atau irasional, misalnya atau
Penutup
Tripel Pythagoras memberi cara cepat untuk membangun segitiga siku-siku tanpa harus menghitung dari nol setiap kali. Dengan memahami rumus dasarnya, jenis-jenisnya, dan syarat tripel primitif, kita bisa mengenali banyak pola bilangan yang memenuhi teorema Pythagoras.




