Daftar Isi

PRISMA

Materi ini membahas pengertian prisma, unsur-unsurnya, diagonal pada prisma, jaring-jaring prisma, luas permukaan, volume, dan perubahan volume.

3.9 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar seperti kubus, balok, prisma, dan limas.

4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar beserta gabungannya.

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengenal bidang, rusuk, diagonal bidang, diagonal ruang, bidang diagonal, dan tinggi prisma.
  2. Melukiskan jaring-jaring prisma.
  3. Menentukan luas permukaan prisma.
  4. Menemukan dan menggunakan rumus volume prisma.
  5. Menentukan perubahan volume prisma ketika ukuran alas atau tingginya berubah.

Prisma tegak

Prisma adalah bangun ruang sisi datar yang memiliki sepasang bidang kongruen dan sejajar, serta rusuk-rusuk tegak yang saling sejajar.

Dilihat dari rusuk tegaknya, prisma dibedakan menjadi:

  1. Prisma tegak, yaitu prisma yang rusuk tegaknya tegak lurus terhadap bidang alas dan bidang atas.
  2. Prisma miring, yaitu prisma yang rusuk tegaknya tidak tegak lurus terhadap bidang alas dan bidang atas.

Prisma miring

Nama prisma mengikuti bentuk alasnya, misalnya prisma segitiga, prisma segi empat, prisma segi lima, dan seterusnya.

Bagian-bagian prisma

Pada prisma segi empat ABCD.EFGHABCD.EFGH:

  1. Titik A,B,C,D,E,F,G,A, B, C, D, E, F, G, dan HH adalah titik sudut prisma.
  2. ABCDABCD adalah bidang alas.
  3. EFGHEFGH adalah bidang atas.
  4. ABFEABFE, BCGFBCGF, CDHGCDHG, dan ADHEADHE adalah sisi tegak prisma.
  5. AB\overline{AB}, BC\overline{BC}, CD\overline{CD}, dan AD\overline{AD} adalah rusuk alas.
  6. EF\overline{EF}, FG\overline{FG}, GH\overline{GH}, dan EH\overline{EH} adalah rusuk atas.
  7. AE\overline{AE}, BF\overline{BF}, CG\overline{CG}, dan DH\overline{DH} adalah rusuk tegak.
  8. Tinggi prisma (t)(t) adalah jarak antara bidang alas dan bidang atas. Pada prisma tegak, tinggi sama dengan panjang rusuk tegaknya.

Diagonal prisma

Pada prisma KLMNO.PQRSTKLMNO.PQRST:

  • KM,LN,MO,LO,\overline{KM}, \overline{LN}, \overline{MO}, \overline{LO}, dan KN\overline{KN} merupakan diagonal bidang alas.
  • Bidang KMRPKMRP disebut bidang diagonal, yaitu bidang yang memuat diagonal bidang alas dan bidang atas.
  • Ruas garis LTLT, LSLS, dan KRKR merupakan diagonal ruang.

Definisi penting:

  1. Diagonal bidang adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak bersebelahan pada satu bidang.
  2. Diagonal ruang adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak terletak pada satu sisi tegak yang sama.
  3. Bidang diagonal adalah bidang yang memuat diagonal alas dan diagonal atas.

Jaring-jaring prisma

Langkah membuat jaring-jaring prisma:

  1. Buat model prisma dari kertas karton.
  2. Gunting beberapa rusuk yang diperlukan.
  3. Bentangkan model hingga seluruh sisinya terbuka menjadi jaring-jaring.

Untuk prisma segitiga PQR.STUPQR.STU, luas permukaannya diperoleh dari jumlah dua bidang alas dan seluruh sisi tegak:

L=2×luas alas+keliling alas×tinggi prisma \begin{aligned} L &= 2 \times \text{luas alas} + \text{keliling alas} \times \text{tinggi prisma} \end{aligned}

Jadi, rumus luas permukaan prisma adalah:

L=2×luas alas+keliling alas×tinggi L = 2 \times \text{luas alas} + \text{keliling alas} \times \text{tinggi}
  1. Sebuah prisma segitiga memiliki alas segitiga siku-siku dengan sisi 99 cm, 1212 cm, dan 1515 cm. Tinggi prismanya 66 cm. Tentukan luas permukaannya.
  2. Tentukan luas permukaan pada dua prisma berikut.

Prisma trapesium

Prisma segitiga

L=(2×luas alas)+(keliling alas×tinggi)=2×(12×12×9)+(12+9+15)×6=108+216=324 \begin{aligned} L &= (2 \times \text{luas alas}) + (\text{keliling alas} \times \text{tinggi}) \\ &= 2 \times \left(\frac{1}{2} \times 12 \times 9\right) + (12 + 9 + 15) \times 6 \\ &= 108 + 216 \\ &= 324 \end{aligned}

Jadi, luas permukaan prisma adalah 324 cm2324\text{ cm}^2.

  1. Prisma trapesium:
Luas alas=12×(4+9)×12=78 \text{Luas alas} = \frac{1}{2} \times (4 + 9) \times 12 = 78 L=(2×78)+(4+13+9+12)×10=156+380=536 \begin{aligned} L &= (2 \times 78) + (4 + 13 + 9 + 12) \times 10 \\ &= 156 + 380 \\ &= 536 \end{aligned}

Jadi, luas permukaannya 536 cm2536\text{ cm}^2.

Prisma segitiga:

L=2×(12×3×4)+(3+4+5)×6=12+72=84 \begin{aligned} L &= 2 \times \left(\frac{1}{2} \times 3 \times 4\right) + (3 + 4 + 5) \times 6 \\ &= 12 + 72 \\ &= 84 \end{aligned}

Jadi, luas permukaannya 84 cm284\text{ cm}^2.

Volume prisma

Rumus volume prisma adalah:

V=luas alas×tinggi V = \text{luas alas} \times \text{tinggi}
  1. Tentukan volume prisma yang tingginya 66 cm dan alasnya berbentuk segitiga siku-siku dengan sisi siku-siku 44 cm dan 33 cm.
  2. Tentukan volume prisma dengan luas alas 30 cm230\text{ cm}^2 dan tinggi 22 cm.
  3. Tentukan volume prisma pada gambar berikut.

Prisma segi lima

  1. Luas alas:
12×4×3=6 \frac{1}{2} \times 4 \times 3 = 6

Volume:

V=6×6=36 V = 6 \times 6 = 36

Jadi, volume prisma adalah 36 cm336\text{ cm}^3.

V=30×2=60 V = 30 \times 2 = 60

Jadi, volume prisma adalah 60 cm360\text{ cm}^3.

  1. Perhatikan ABL\triangle ABL. Karena segitiga itu sama kaki, maka:
LM2=10262=10036=64LM=8 \begin{aligned} LM^2 &= 10^2 - 6^2 \\ &= 100 - 36 \\ &= 64 \\ LM &= 8 \end{aligned}

Luas ABL\triangle ABL:

12×12×8=48 \frac{1}{2} \times 12 \times 8 = 48

Karena alas prisma terdiri dari 5 segitiga kongruen:

V=5×48×20=4.800 \begin{aligned} V &= 5 \times 48 \times 20 \\ &= 4.800 \end{aligned}

Jadi, volume prisma adalah 4.800 cm34.800\text{ cm}^3.

Volume prisma bergantung pada luas alas dan tingginya. Jika salah satu berubah, maka volumenya juga berubah.

Contoh:

Sebuah prisma segitiga memiliki alas segitiga siku-siku dengan sisi 33 cm, 44 cm, dan 55 cm, serta tinggi prisma 1010 cm. Jika sisi-sisi alas diperbesar menjadi 66 cm, 88 cm, dan 1010 cm dengan tinggi tetap, tentukan:

  1. perbandingan volume sesudah dan sebelum perubahan,
  2. besar perubahan volumenya.

Perbandingan volume:

V2V1=L2×tL1×t=L2L1=12×6×812×3×4=4 \begin{aligned} \frac{V_2}{V_1} &= \frac{L_2 \times t}{L_1 \times t} \\ &= \frac{L_2}{L_1} \\ &= \frac{\frac{1}{2} \times 6 \times 8}{\frac{1}{2} \times 3 \times 4} \\ &= 4 \end{aligned}

Jadi:

V2:V1=4:1 V_2 : V_1 = 4 : 1

Besar perubahan volume:

V2V1=4V1V1=3V1=3×12×3×4×10=180 \begin{aligned} V_2 - V_1 &= 4V_1 - V_1 \\ &= 3V_1 \\ &= 3 \times \frac{1}{2} \times 3 \times 4 \times 10 \\ &= 180 \end{aligned}

Jadi, perubahan volume prisma adalah 180 cm3180\text{ cm}^3.

Untuk memahami luas permukaan dan volume prisma, gunakan simulasi berikut. Geser parameter alas segitiga, tinggi segitiga, dan tinggi prisma.

  1. Sebuah prisma segitiga mempunyai alas berbentuk segitiga siku-siku dengan sisi siku-siku 77 cm dan 2424 cm. Jika tinggi prisma 2424 cm, tentukan luas permukaan prismanya.
  2. Tentukan volume masing-masing prisma pada gambar berikut.

Evaluasi prisma 1

Evaluasi prisma 2

Evaluasi prisma 3

Demikian materi tentang prisma. Jika ada saran atau koreksi, silakan disampaikan melalui kanal komentar yang tersedia.