Teorema Pythagoras

Pendahuluan
Pada segitiga siku-siku, terdapat hubungan khusus antara sisi miring dan dua sisi siku-sikunya. Hubungan inilah yang dikenal sebagai teorema Pythagoras.
Kompetensi Dasar
3.6 Menjelaskan dan membuktikan teorema Pythagoras serta tripel Pythagoras.
4.6 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat:
- Memeriksa kebenaran teorema Pythagoras.
- Menentukan panjang sisi segitiga siku-siku jika dua sisi lainnya diketahui.
- Menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisi-sisinya.
- Menguji apakah tiga bilangan membentuk tripel Pythagoras.
- Menerapkan teorema Pythagoras pada masalah nyata.
Materi
1. Menemukan Teorema Pythagoras

Segitiga siku-siku di . Sisi di hadapan sudut siku-siku disebut hipotenusa atau sisi miring, sedangkan dua sisi lainnya disebut sisi siku-siku.

Dari susunan persegi dan segitiga pada gambar, diperoleh:
Karena kedua persegi besar mempunyai luas yang sama, maka:


Artinya, pada segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisi siku-sikunya.

Jika sisi miring adalah dan kedua sisi siku-siku adalah dan , maka:
atau
Bentuk turunannya:
2. Menggunakan Teorema Pythagoras
Teorema Pythagoras digunakan untuk menentukan panjang salah satu sisi segitiga siku-siku jika dua sisi lainnya diketahui.

Penyelesaian
- Untuk gambar (a):
- Untuk gambar (b):
- Untuk gambar (c):
3. Menentukan Jenis Segitiga dari Panjang Sisi
a. Kebalikan Teorema Pythagoras
Jika pada suatu segitiga berlaku:
maka segitiga itu adalah segitiga siku-siku.

Kesimpulan umum, jika adalah sisi terpanjang:
- Jika , segitiga siku-siku.
- Jika , segitiga tumpul.
- Jika , segitiga lancip.
Contoh
- Sisi-sisi segitiga adalah , , dan .
Karena sama, segitiga tersebut adalah segitiga siku-siku.
- Sisi-sisi segitiga adalah , , dan .
Karena , segitiga tersebut adalah segitiga tumpul.
b. Tripel Pythagoras
Tripel Pythagoras adalah tiga bilangan asli yang dapat menjadi panjang sisi-sisi segitiga siku-siku.
Contoh:
- , , dan
Jadi, ketiganya merupakan tripel Pythagoras.
- , , dan
Jadi, ketiganya bukan tripel Pythagoras.
4. Perbandingan Sisi pada Segitiga Siku-siku Khusus
a. Segitiga siku-siku sama kaki

Jika , maka:
Maka perbandingan sisi-sisinya:

Jika , maka:
b. Segitiga siku-siku dengan salah satu sudut


Dari konstruksi segitiga tersebut diperoleh:
Artinya:
- sisi di depan sudut adalah yang paling pendek,
- hipotenusa = 2 kali sisi di depan sudut ,
- sisi lainnya = kali sisi di depan sudut .

Jika , maka:
5. Diagonal Bidang dan Diagonal Ruang pada Kubus

Jika panjang rusuk kubus adalah , maka diagonal bidang:
Diagonal ruang:
Jadi, untuk kubus dengan rusuk :
- diagonal bidang =
- diagonal ruang =
6. Menyelesaikan Soal Cerita
Langkah umum menyelesaikan soal cerita dengan teorema Pythagoras:
- Baca soal dengan cermat.
- Buat sketsa atau gambar.
- Tentukan sisi-sisi yang diketahui dan yang dicari.
- Gunakan rumus yang sesuai.
- Periksa kembali hasilnya.
Contoh 1
Andi menyandarkan tangga sepanjang m ke sebuah pohon. Jarak kaki tangga ke pangkal pohon adalah m. Berapa tinggi ujung atas tangga dari tanah?

Jadi, tinggi ujung atas tangga dari tanah adalah m.
Contoh 2
Sebuah kapal berlayar ke barat sejauh km, lalu ke selatan sejauh km. Berapa jaraknya sekarang dari titik awal?

Jadi, jarak kapal dari titik awal adalah km.
Evaluasi
Evaluasi interaktif lama pada artikel ini berasal dari layanan embed pihak ketiga yang sudah tidak stabil untuk tema blog saat ini. Bagian embed tersebut dihapus agar halaman tetap tampil utuh dan bersih.
Penggantinya dapat disiapkan pada batch berikutnya dalam bentuk:
- shortcode Hugo yang stabil,
- tautan keluar ke lembar kerja,
- atau kuis lokal di dalam blog.
Demikian materi teorema Pythagoras. Jika ada koreksi atau saran, silakan disampaikan melalui kanal komentar yang tersedia.




