Daftar Isi

Daftar Isi

Mengapa Memilih Linux

Daftar Isi

Artikel ini membahas tentang alasan migrasi dari Windows ke Linux.


Tidak terasa, sudah 3 tahun penulis menggunakan Linux sebagai sistem operasi di laptop yang digunakan untuk menunjang pekerjaan sehari-hari. Berawal dari manisnya kasih sayang kesadaran akan subhatnya dan bahaya aplikasi bajakan atau crack yang terpasang di laptop Windows. Sembari berliterasi secara fisik dan digital dan juga berinteraksi dengan para anggota komunitas Linux lintas distro yang tersebar di internet maupun di Telegram maka terbesit niat untuk bermigrasi dari Windows ke Linux. Dari situ saya memutuskan untuk mencoba Linux secara serius. Ubuntu menjadi distro Linux pertama yang saya coba. Ada rasa berbeda melihat tampilan yang tidak biasanya seperti saat menggunakan Windows. Hasrat untuk bereksplorasi pun muncul seketika. Banyak pertanyaan (bukan pemantik) yang muncul dan butuh jawaban. Ketika menilik dalamannya, aplikasi pengolah dokumen yang siap digunakan adalah LibreOffice dengan beberapa bagiannya yaitu: LibreOffice Writer, LibreOffice Calc, LibreOffice Impress, LibreOffice Draw,LibreOffice Math, dan LibreOffice Base. Apakah ada kesulitan ketika menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di Linux? Tentu, sesuatu yang baru dan belum pernah dicoba pasti butuh adaptasi dan toleransi. 😄 Sebagai pengguna baru Linux, ada semacam kebiasaan yang dialami penggunanya, yaitu: distro hopping. Distro hopping adalah suatu istilah yang digunakan dalam komunitas Linux untuk menggambarkan perilaku sesorang yang sering berganti-ganti distribusi Linux (distro) dalam waktu singkat. Bebrapa distro Linux yang pernah saya coba antara lain:

  • Debian
  • Ubuntu
  • MX Linux
  • Antix
  • Deepin
  • Arch
  • Endeavour
  • Mabox
  • Langit Ketujuh
  • Garuda
  • Fedora Selain itu, penulis juga pernah mencicipi varian dari Unix, yaitu:
  • FreeBSD
  • GhostBSD Meskipun silih berganti distro yang digunakan, tapi nyatanya kemampuan Linuxnya ya segini-gini aja : smiley: Berikut ini adalah tampilan desktop dari distro Linux yang penulis gunakan. Distro apa ya? Manjaro

Salah satu keuntungan utama menggunakan Linux daripada Windows adalah kustomisasi. Jika Anda suka mengubah tampilan sistem, Linux adalah pilihan yang tepat. Salah satu hal yang membuat Linux terlihat elegan adalah antarmuka Linux yang indah dan konsisten, dengan memasang lingkungan desktop dan juga tema.

  • GNOME: sederhana, elegan, dengan animasi halus dan gesture modern.
  • KDE Plasma: sangat fleksibel dan penuh kustomisasi.
  • Cinnamon, Budgie, dan Xfce: alternatif menarik sesuai kebutuhan pengguna. Selain memasang tema, Anda juga memiliki banyak tema ikon yang indah . Selain itu, Anda dapat menggunakan Conky untuk menampilkan informasi sistem di desktop dengan cara yang paling keren. Tak perlu dikatakan lagi, Anda dapat melakukan banyak hal dengan Wallpaper di Linux.

Tidak ada varian Windows. Ya, Anda mungkin memiliki paket & paket berbeda yang berbeda dalam hal ketentuan lisensi, periode aktivasi, fitur paket, dan harga. Sebaliknya, Anda akan menemukan banyak distribusi Linux yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Jadi, Anda dapat memilih untuk menginstal distro Linux mana pun yang tersedia sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, ada distribusi Linux untuk peretas , ada distribusi Linux untuk programmer , ada distribusi Linux untuk komputer yang sangat tua, dan masih banyak lagi. Ada Linux untuk semua orang.

Windows, seperti yang kita ketahui, menjadi lambat setiap harinya. Anda mungkin ingin menginstal ulang Windows setelah beberapa saat ketika sistem Anda mengalami crash atau pelambatan. Jika Anda menggunakan Linux, Anda tidak perlu khawatir menginstal ulang hanya untuk merasakan sistem yang lebih cepat dan lancar. Linux membantu sistem Anda berjalan lancar untuk jangka waktu yang lebih lama (bahkan, jauh lebih lama!). Selain itu, dengan Windows, Anda harus beradaptasi dengan kebiasaan di mana Anda terus-menerus me-reboot sistem untuk hampir semua hal.

  • Jika Anda baru saja menginstal perangkat lunak, boot ulang!
  • Jika Anda baru saja mencopot pemasangan perangkat lunak, mulai ulang!
  • Jika Anda baru saja menginstal pembaruan Windows, boot ulang! J
  • Jika sistem terasa melambat, mulai ulang! Namun, dalam kasus Linux, Anda tidak perlu melakukan boot ulang untuk situasi yang disebutkan di atas. Anda dapat melanjutkan pekerjaan dengan nyaman, dan Linux tidak akan mengganggu Anda. Fakta lain yang membuktikan keandalan Linux adalah server webnya. Anda bisa mengamati bahwa sebagian besar raksasa internet seperti Google dan Facebook menggunakan Linux. Bahkan hampir semua superkomputer menggunakan Linux .

👉 Jadi, apakah Anda siap mencoba Linux?