Tutorial TikZ untuk Guru Matematika: Menggambar Geometri yang Presisi

Tutorial TikZ untuk Guru Matematika
TikZ adalah paket (package) pada LaTeX untuk membuat gambar vektor secara langsung dari kode. Berbeda dengan menempel gambar dari aplikasi lain, gambar TikZ memiliki keunggulan:
- Presisi tinggi — koordinat ditulis angka, jadi ukuran selalu tepat;
- Konsisten — font dan gaya gambar menyatu dengan dokumen;
- Mudah diubah — cukup edit angka, tidak perlu menggambar ulang;
- Gratis — sudah tersedia di Overleaf tanpa instalasi tambahan.
Persiapan di Overleaf
Cukup tambahkan dua baris pada preamble (bagian sebelum \begin{document}):
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{arrows.meta, calc, quotes, backgrounds}Baris pertama memuat paket TikZ. Baris kedua memuat library tambahan — kumpulan fitur ekstra seperti panah modern, perhitungan koordinat, dan label. Gunakan library hanya yang dibutuhkan agar compile cepat.
Elemen Dasar TikZ
Titik dan Garis
TikZ bekerja dengan sistem koordinat kartesius: (x,y). Titik digambar dengan \filldraw, garis dengan \draw.
\begin{tikzpicture}
% Titik di koordinat (1,2) dan (4,3)
\filldraw[blue] (1,2) circle (3pt);
\filldraw[red] (4,3) circle (3pt);
% Garis dari titik pertama ke titik kedua
\draw[thick] (1,2) -- (4,3);
\end{tikzpicture}
Warna, Ketebalan, dan Gaya Garis
\draw[red] (0,0) -- (2,0); % garis merah tipis
\draw[blue, thick] (0,1) -- (2,1); % biru tebal
\draw[dashed] (0,2) -- (2,2); % putus-putus
\draw[dotted] (0,3) -- (2,3); % titik-titik
\draw[->] (0,4) -- (2,4); % panah ke kanan
Memberi Label (Node)
Node adalah teks yang ditempel pada titik tertentu. Posisi label diatur dengan above, below, left, right, dst.
\draw (0,0) -- (3,0);
\node[above] at (1.5,0) {tengah};
\node[below left] at (0,0) {kiri bawah};
\node[below right] at (3,0) {kanan bawah};
Studi Kasus 1: Bidang Kartesius
Contoh klasik: bidang kartesius dengan sumbu, panah, grid, dan skala angka.
\begin{tikzpicture}[>=Stealth]
% grid
\draw[gray!40] (-1,-1) grid (6,6);
% sumbu
\draw[->, thick] (-1.5,0) -- (6.5,0) node[below left] {$x$};
\draw[->, thick] (0,-1.5) -- (0,6.5) node[below left] {$y$};
% skala
\foreach \n in {1,...,5}{
\draw[thick] (\n,0.06) -- (\n,-0.06);
\node[below] at (\n,-0.12) {\n};
\draw[thick] (0.06,\n) -- (-0.06,\n);
\node[left] at (-0.12,\n) {\n};
}
\end{tikzpicture}
Tips: perintah \foreach adalah loop — cara singkat untuk mengulang perintah dengan nilai berbeda. Sangat berguna untuk skala dan grid.
Studi Kasus 2: Segitiga Siku-Siku Pythagoras
Gabungkan semua konsep: titik, garis, warna, label, dan simbol siku-siku.
\begin{tikzpicture}[>=Stealth]
% titik sudut: B di (0,0), A di atas, C di kanan
\coordinate (A) at (0,3);
\coordinate (B) at (0,0);
\coordinate (C) at (4,0);
% sisi segitiga
\draw[very thick] (A) -- (B) -- (C) -- cycle;
% simbol siku-siku di B
\draw (0.35,0) -- (0.35,0.35) -- (0,0.35);
% label titik
\node[left] at (A) {$A$};
\node[below left] at (B) {$B$};
\node[below right] at (C) {$C$};
% label panjang sisi
\node[left] at (0,1.5) {$6$ cm};
\node[below] at (2,0) {$8$ cm};
\node[above, sloped] at ($(A)!0.5!(C)$) {$10$ cm};
\end{tikzpicture}
Catatan: \coordinate memberi nama pada titik agar mudah dipakai berulang. Perintah $(A)!0.5!(C)$ menghitung titik tengah antara dan — fitur dari library calc.
Studi Kasus 3: Grafik Fungsi
TikZ juga bisa menggambar grafik fungsi dengan \draw plot.
\begin{tikzpicture}[>=Stealth, scale=0.8]
% sumbu
\draw[->] (-0.5,0) -- (4.5,0) node[below] {$x$};
\draw[->] (0,-0.5) -- (0,9.5) node[left] {$y$};
% grafik y = x^2 dari x=0 sampai x=3
\draw[blue, very thick, domain=0:3, samples=60]
plot (\x, {\x*\x});
% label
\node[blue, right] at (3,9) {$y = x^2$};
\end{tikzpicture}
Tips: domain=0:3 membatasi rentang , samples=60 menentukan jumlah titik yang dihitung — semakin besar semakin halus.
Studi Kasus 4: Tema Gelap
Untuk presentasi atau media pembelajaran yang tampil di layar, tema gelap bisa lebih nyaman dibaca.
\usetikzlibrary{backgrounds} % di preamble
\begin{tikzpicture}[
background rectangle/.style={fill=black!95},
show background rectangle,
every node/.style={text=white},
]
% grid abu gelap
\draw[gray!40] (-0.5,-0.5) grid (4.5,4.5);
% sumbu putih
\draw[->, white, thick] (-1,0) -- (5,0);
\draw[->, white, thick] (0,-1) -- (0,5);
% titik cyan
\filldraw[cyan] (1,2) circle (3pt);
\filldraw[cyan] (4,3) circle (3pt);
\draw[cyan, thick] (1,2) -- (4,3);
\end{tikzpicture}
Kumpulan Perintah Penting
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
\draw | menggambar garis | \draw (0,0) -- (2,2); |
\filldraw | titik / area berisi | \filldraw[red] (1,1) circle (2pt); |
\node | menulis label | \node[above] at (1,1) {A}; |
\foreach | perulangan | \foreach \n in {1,...,5} |
\coordinate | memberi nama titik | \coordinate (A) at (0,0); |
plot | grafik fungsi | plot (\x, {\x*\x}); |
Kesimpulan
TikZ memang terlihat rumit di awal, tetapi setelah menguasai lima konsep dasar — titik, garis, node, warna, dan foreach — Bapak/Ibu guru bisa membuat hampir semua gambar geometri untuk soal, LKS, maupun bahan presentasi.
Kunci latihan: mulailah dari yang kecil, compile sering, dan lihat hasilnya langsung. Overleaf menampilkan hasil secara real-time, jadi proses belajar terasa cepat.
Referensi
- Dokumentasi resmi TikZ: ctan.org/pkg/pgf
- Galeri contoh: texample.net
- Wiki LaTeX: overleaf.com/learn
- Artikel terkait di blog ini: Menggambar Kurva Mawar (Rose Curve) dengan TikZ




