Daftar Isi

Menggambar Kurva Mawar (Rose Curve) dengan TikZ di LaTeX

Kurva mawar (rose curve) adalah salah satu kurva matematika yang paling indah secara visual. Kurva ini pertama kali dipelajari secara mendalam oleh matematikawan Italia, Guido Grandi, pada tahun 1725. Bentuknya yang menyerupai kelopak bunga menjadikannya favorit dalam seni matematis dan desain dekoratif.

Artikel ini akan membahas analisis matematika kurva mawar dan teknik pengodean LaTeX TikZ untuk menggambarnya, lengkap dengan kode sumber, hasil kompilasi, serta eksperimen variasi jumlah kelopak.

Kurva mawar didefinisikan dalam koordinat polar dengan persamaan umum:

r=acos(kθ)ataur=asin(kθ)r = a\cos(k\theta) \quad \text{atau} \quad r = a\sin(k\theta)

dengan:

  • aa = amplitudo (panjang maksimum kelopak dari pusat),
  • kk = konstanta yang menentukan jumlah kelopak,
  • θ\theta = sudut polar (0θ3600^\circ \leq \theta \leq 360^\circ).

Jumlah kelopak ditentukan oleh nilai kk:

  • Jika kk ganjil → kurva memiliki kk kelopak (misal k=5k = 5 → 5 kelopak),
  • Jika kk genap → kurva memiliki 2k2k kelopak (misal k=8k = 8 → 16 kelopak).

Pada artikel ini kita menggunakan r=acos(kθ)r = a\cos(k\theta) dengan a=2,9a = 2{,}9 cm, dan memvariasikan kk untuk mendapatkan bentuk mawar yang berbeda.

Berikut kode TikZ lengkap untuk menggambar mawar dengan k=5k = 5:

\documentclass[tikz,border=10pt]{standalone}
\usepackage{tikz}
\begin{document}
\begin{tikzpicture}
  \draw[very thick, red!75!black, domain=0:360, samples=600, variable=\t]
    plot ({2.9*cos(5*\t)*cos(\t)}, {2.9*cos(5*\t)*sin(\t)});
\end{tikzpicture}
\end{document}

Kode di atas dikompilasi dengan engine Tectonic (berbasis XeLaTeX) menghasilkan gambar berikut:

Kurva mawar dengan 5 kelopak (k = 5)

Mawar dengan 5 kelopak karena k=5k = 5 (bilangan ganjil). Bentuk kelopak simetris mengelilingi pusat dan tampak seperti bunga yang mekar sempurna.

Mari kita bedah baris demi baris:

\documentclass[tikz,border=10pt]{standalone}

Kelas standalone membuat output terpotong pas dengan gambar (tanpa halaman penuh), dengan margin 10pt. Opsi tikz memuat pustaka inti TikZ secara otomatis.

\draw[very thick, red!75!black, domain=0:360, samples=600, variable=\t]
  plot ({2.9*cos(5*\t)*cos(\t)}, {2.9*cos(5*\t)*sin(\t)});

Bagian kunci dari kode ini:

OpsiFungsi
domain=0:360Rentang sudut θ\theta dari 0° sampai 360° (satu putaran penuh)
samples=600Banyak titik yang dihitung sepanjang kurva — makin besar makin halus
variable=\tMendefinisikan variabel sudut θ\theta sebagai \t
plot ({...}, {...})Menghitung koordinat Kartesius dari koordinat polar

Titik polar (r,θ)(r, \theta) dikonversi ke koordinat Kartesius dengan:

x=rcosθ,y=rsinθx = r\cos\theta, \qquad y = r\sin\theta

Karena r=2,9cos(5θ)r = 2{,}9\cos(5\theta), maka:

x=2,9cos(5θ)cosθ,y=2,9cos(5θ)sinθx = 2{,}9\cos(5\theta)\cos\theta, \qquad y = 2{,}9\cos(5\theta)\sin\theta

Persis inilah yang ditulis dalam ekspresi plot di atas. Perhatikan bahwa fungsi trigonometri TikZ bekerja dalam derajat, sehingga domain=0:360 langsung sesuai dengan satu putaran penuh.

Keindahan kurva mawar adalah kita bisa mengubah bentuknya hanya dengan mengubah nilai kk. Berikut beberapa variasi:

\draw[very thick, blue!75!black, domain=0:360, samples=600, variable=\t]
  plot ({2.9*cos(3*\t)*cos(\t)}, {2.9*cos(3*\t)*sin(\t)});

Kurva mawar dengan 3 kelopak (k = 3)

k=3k = 3 (ganjil) menghasilkan 3 kelopak yang lebih lebar.

\draw[very thick, green!60!black, domain=0:360, samples=600, variable=\t]
  plot ({2.9*cos(7*\t)*cos(\t)}, {2.9*cos(7*\t)*sin(\t)});

Kurva mawar dengan 7 kelopak (k = 7)

k=7k = 7 menghasilkan 7 kelopak yang lebih ramping dan rapat.

\draw[very thick, orange!80!black, domain=0:360, samples=800, variable=\t]
  plot ({2.9*cos(8*\t)*cos(\t)}, {2.9*cos(8*\t)*sin(\t)});

Kurva mawar dengan 16 kelopak (k = 8)

Karena k=8k = 8 genap, kurva memiliki 2k=162k = 16 kelopak. Kelopaknya lebih padat, sehingga jumlah sampel dinaikkan menjadi 800 agar kurva tetap halus.

Menggambar kurva mawar dengan TikZ ternyata sangat sederhana — cukup satu perintah \draw dengan plot dan sedikit trigonometri. Kunci utamanya adalah memahami konversi koordinat polar ke Kartesius:

x=rcosθ,y=rsinθx = r\cos\theta, \qquad y = r\sin\theta

Dengan memvariasikan nilai kk dan warna, kita bisa menghasilkan beragam bentuk bunga yang menarik, dari 3 kelopak hingga puluhan kelopak. Kurva ini cocok digunakan untuk latihan memahami grafik fungsi trigonometri, koordinat polar, maupun sekadar kreasi seni matematis di LaTeX.

  1. Wikipedia, Rose (mathematics)https://en.wikipedia.org/wiki/Rose_(mathematics)
  2. TikZ & PGF Manual — https://tikz.dev
  3. Artikel terkait di blog ini: Menggambar Pola Sunflower (Phyllotaxis) dengan TikZ