Pengabdian Masyarakat Unila dan MGMP Matematika SMP Lampung Tengah: Pelatihan Deep Learning Berbasis MathCityMap

Dalam upaya berkelanjutan untuk mentransformasi pembelajaran matematika agar lebih bermakna, interaktif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Lampung (Unila) bermitra dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kabupaten Lampung Tengah menyelenggarakan pelatihan intensif selama dua hari.
Pelatihan bertajuk “Pembuatan Aktivitas Deep Learning Matematika Trails MathCityMap Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SMP Tahun 2026” ini diselenggarakan pada Selasa–Rabu, 21–22 Juli 2026, berlokasi di SMPN 4 Terbanggi Besar. Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani teori matematis yang abstrak dengan realitas fisik lingkungan sekolah melalui pemanfaatan teknologi berbasis lokasi.

Pembukaan Resmi dan Landasan Strategis
Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Devira Santi, S.T., M.T., selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menggarisbawahi pentingnya adaptasi teknologi di tingkat sekolah menengah pertama.
“Pembelajaran matematika tidak boleh lagi terjebak dalam rumus kaku di atas kertas. Pendekatan deep learning yang dipadukan dengan teknologi open-source seperti MathCityMap merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya nalar (reasoning) dan literasi numerasi siswa di Kabupaten Lampung Tengah,” tegas beliau.
Pelatihan ini diikuti oleh 50 guru matematika SMP dari berbagai sekolah yang terdaftar aktif dalam MGMP Matematika Kabupaten Lampung Tengah.
Tim PkM Universitas Lampung yang memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan ini diketuai oleh Dr. Chika Rahayu, M.Pd., didampingi oleh dosen dan fasilitator berpengalaman:
- Hesti Noviyana, M.Pd.
- Fadil Firdian, M.Pd.T.
- Elora Theona br. Sibuea
- Jeova Jire
Urgensi Deep Learning dan Ekosistem MathCityMap
Mengapa Deep Learning dan MathCityMap menjadi fokus utama?
Pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam matematika menuntut siswa tidak sekadar menghafal algoritma penyelesaian soal, tetapi juga memahami konsep secara intuitif, menghubungkan antarkonsep, dan mengaplikasikannya pada situasi nyata.

MathCityMap (MCM)—sebuah platform global yang dikembangkan oleh Goethe University Frankfurt—menjadi sarana ideal untuk mencapai tujuan tersebut. Platform ini mengombinasikan konsep math trail (jejak matematika) dengan teknologi Global Positioning System (GPS) dan gamifikasi, sehingga mengubah lingkungan sekitar menjadi laboratorium matematika terbuka.
Rangkaian Pelatihan dan Metodologi
Pelatihan dirancang menggunakan skema Workshop & Field-Based Practice yang terbagi dalam dua tahap utama:
Hari Pertama (Selasa, 21 Juli 2026): Konseptualisasi & Desain Portal
Pada sesi pertama, peserta mendapatkan pemahaman teoretis mengenai bagaimana merancang task (tugas) yang memenuhi kriteria higher-order thinking skills (HOTS).

Melalui portal web MathCityMap, para peserta dilatih untuk:
- Merancang Tugas Kontekstual (Task Design): Menyusun soal matematika yang solusinya memerlukan data langsung dari objek nyata (misal: menghitung kemiringan tangga, volume tugu sekolah, atau pola keramik).
- Menyusun Petunjuk (Hints) dan Solusi Bertingkat: Memberikan bantuan bertahap untuk memfasilitasi proses berpikir mandiri siswa (scaffolding).
- Memetakan Trail: Menggabungkan beberapa task menjadi satu rute jelajah (trail) terintegrasi dengan penentuan titik GPS yang presisi.

Hari Kedua (Rabu, 22 Juli 2026): Simulasi Lapangan, Validasi, dan Evaluasi
Hari kedua difokuskan pada implementasi praktis dan uji coba trail di lingkungan SMPN 4 Terbanggi Besar.
Aktivitas praktik meliputi:
- Pengukuran dan Pemodelan Objek: Guru-guru dalam kelompok kerja melakukan eksplorasi lapangan, mengukur parameter fisik objek (seperti sudut, tinggi, luas, dan volume), serta menyusun soal yang sesuai.
- Simulasi App-Based Trail: Menggunakan aplikasi mobile MathCityMap untuk menguji langsung akurasi sinyal GPS, kejelasan instruksi, serta sistem umpan balik (feedback) otomatis aplikasi.
- Peer Review & Kalibrasi Soal: Diskusi reflektif antarpeserta untuk memastikan soal yang dibuat bebas dari ambiguitas dan aman dikerjakan oleh siswa.


Penutupan dan Tinjauan Ke Depan
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara resmi oleh Ketua MGMP Matematika SMP Kabupaten Lampung Tengah, Aan Triono, S.Pd.
Dalam sambutan penutupnya, Aan Triono, S.Pd. menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi Tim PkM Unila serta antusiasme para peserta:
“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan, sehingga bisa meningkatkan kompetensi guru matematika dengan mengimplementasikan aplikasi MathCityMap di sekolah masing-masing dan menyusun katalog math trail daerah yang dapat diakses oleh seluruh guru dan siswa.”

Kesimpulan
Sinergi antara akademisi Perguruan Tinggi (Unila), Dinas Pendidikan, dan komunitas guru (MGMP) ini menjadi model ideal dalam mengakselerasi kualitas pendidikan daerah. Pemanfaatan MathCityMap berorientasi Deep Learning terbukti membuka wawasan guru bahwa matematika bukanlah subjek yang terisolasi, melainkan ilmu yang hidup dan dapat dieksplorasi secara menyenangkan di lingkungan sekitar.




