Pengumpulan dan Penyajian Data

Pengantar
Data sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan data yang jelas, kita lebih mudah mengambil keputusan, membuat perbandingan, dan menyampaikan informasi. Agar lebih mudah dibaca, data biasanya disajikan dalam bentuk tabel atau diagram.
Pengumpulan Data
Secara umum data dibagi menjadi dua jenis:
Data kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, misalnya:
- pendapatan rata-rata per bulan
- jumlah penduduk
- jumlah anak dalam keluarga
Data kuantitatif dibedakan lagi menjadi:
- data diskrit, yaitu data hasil membilang atau menghitung
- data kontinu, yaitu data hasil pengukuran
Contoh data diskrit: jumlah siswa di sekolah.
Contoh data kontinu: tinggi badan dan berat badan.
Data kualitatif
Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka, misalnya:
- tingkat ekonomi
- jenis pekerjaan
- jenis kelamin
Catatan penting:
Penyajian Data
Data tidak cukup hanya dikumpulkan. Data juga harus disajikan dalam bentuk yang mudah dibaca dan dipahami. Penyajian data dapat dilakukan dengan:
- tabel
- diagram batang
- diagram garis
- diagram lingkaran
- piktogram
Penyajian Data Menggunakan Tabel
Tabel Frekuensi Data Tunggal
Perhatikan data jumlah anak dalam 40 keluarga berikut:
1, 4, 3, 4, 5, 4, 3, 6, 1, 2, 2, 3, 2, 4, 1, 6, 5, 3, 4, 3, 4, 4, 5, 4, 4, 4, 6, 5, 4, 4, 2, 4, 3, 3, 2, 4, 2, 3, 4, 1
Jika data tersebut ditata ke dalam tabel frekuensi data tunggal, hasilnya sebagai berikut:
| Jumlah anak | Turus | Frekuensi |
|---|---|---|
| 1 | ` | |
| 2 | ` | |
| 3 | ` | |
| 4 | ` | |
| 5 | ` | |
| 6 | ` | |
| Jumlah | 40 |
Dalam tabel frekuensi data tunggal, setiap baris hanya memuat satu nilai data.
Tabel Frekuensi Data Berkelompok
Perhatikan data nilai ulangan matematika siswa berikut:
44, 54, 85, 92, 73, 99, 91, 96, 74, 75, 70, 57, 83, 49, 57, 52, 64, 73, 82, 90, 70, 89, 91, 67, 52, 64, 73, 82, 59, 65, 79, 82, 89, 53, 52, 50
Nilai tertinggi adalah 99 dan nilai terendah 44, sehingga jangkauannya:
Karena rentangnya cukup besar, data lebih praktis disajikan dengan tabel frekuensi data berkelompok:
| Nilai | Turus | Frekuensi |
|---|---|---|
| 44 - 51 | ` | |
| 52 - 59 | ` | |
| 60 - 67 | ` | |
| 68 - 75 | ` | |
| 76 - 83 | ` | |
| 84 - 91 | ` | |
| 92 - 99 | ` | |
| Jumlah | 36 |
Beberapa istilah penting:
- kelas interval: kelompok nilai pada tiap baris
- banyak kelas interval: jumlah kelompok yang dibuat
- panjang interval: lebar setiap kelas interval
Pada tabel di atas:
- banyak kelas interval =
7 - panjang interval =
8
Catatan:
Data terkecil dan terbesar harus tetap masuk ke dalam kelas interval.
Banyak kelas interval dapat diperkirakan dengan aturan Sturges:
dengan adalah banyak data.
Penyajian Data Menggunakan Diagram
Selain tabel, data dapat disajikan dalam bentuk diagram.
Diagram Batang
Diagram batang menggunakan:
- sumbu mendatar untuk kategori
- sumbu tegak untuk frekuensi atau nilai
Contoh data nilai rata-rata matematika:
| Nama siswa | Nilai rata-rata |
|---|---|
| Abdi | 65 |
| Andi | 85 |
| Bayu | 70 |
| Cindi | 80 |
| Clara | 60 |
| Diva | 90 |
Langkah membuat diagram batang:
- tulis judul diagram
- tulis kategori pada sumbu horizontal
- tulis nilai atau frekuensi pada sumbu vertikal
- tentukan skala yang sesuai
- gambar batang untuk setiap kategori
.png)
Diagram batang menyajikan data dengan batang-batang yang lebarnya sama, sedangkan tingginya menunjukkan nilai atau frekuensi.
Diagram Lingkaran
Diagram lingkaran menyajikan data dengan juring-juring lingkaran. Besar sudut pusat setiap juring menunjukkan perbandingan antara data tersebut dengan keseluruhan data.
Contoh:
Dalam satu kelas terdapat 60 siswa yang memilih kegiatan ekstrakurikuler:
- basket:
15siswa - voli:
17siswa - PMR:
24siswa - pramuka:
4siswa
Tabel perhitungannya:
| Jenis ekstrakurikuler | Frekuensi | Persentase | Sudut pusat |
|---|---|---|---|
| Basket | 15 | 25% | 90° |
| Voli | 17 | 28,3% | 102° |
| PMR | 24 | 40% | 144° |
| Pramuka | 4 | 6,7% | 24° |
| Jumlah | 60 | 360° |
Perhatikan bahwa untuk pramuka:
Diagram Garis
Diagram garis biasanya digunakan untuk menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu, misalnya:
- jumlah pengunjung per hari
- suhu udara per jam
- penjualan per bulan
Titik-titik data diletakkan pada bidang koordinat, lalu dihubungkan dengan garis.
Piktogram
Piktogram adalah penyajian data dengan gambar atau simbol. Setiap gambar mewakili sejumlah objek tertentu.
Contoh:
- 1 gambar buku dapat mewakili 5 buku
- 1 gambar siswa dapat mewakili 10 siswa
Piktogram cocok dipakai untuk penyajian data sederhana yang ingin cepat dipahami.
Penutup
Pengumpulan dan penyajian data merupakan bagian penting dalam statistika dasar. Dengan memilih bentuk penyajian yang tepat, data menjadi lebih mudah dibaca, dibandingkan, dan dianalisis.




