Daftar Isi

Bentuk Aljabar dan Operasinya

Bentuk aljabar dan operasinya

Al-Khawarizmi dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan aljabar. Dalam matematika sekolah, bentuk aljabar dipakai untuk menyatakan bilangan yang belum diketahui dengan menggunakan huruf atau variabel.

Contoh sederhana:

  • kuadrat dari 33 adalah 32=93^2 = 9
  • akar dari 99 adalah 9=3\sqrt{9} = 3

Seorang pelancong menempuh perjalanan selama 3 jam dengan kecepatan rata-rata (2x5)(2x-5) km/jam, lalu melanjutkan perjalanan selama 4 jam dengan kecepatan rata-rata (4x+8)(4x+8) km/jam. Jika jarak total yang ditempuh adalah 346 km, maka nilai xx dapat dicari dengan konsep bentuk aljabar.

Bentuk aljabar adalah bentuk matematika yang memuat huruf untuk mewakili bilangan yang belum diketahui nilainya.

Contoh bentuk aljabar:

  1. 5a+65a + 6
  2. 2x12x - 1
  3. x2+2x+3x^2 + 2x + 3

Variabel adalah lambang pengganti suatu bilangan yang nilainya belum diketahui secara pasti. Pada bentuk aljabar 2x+y102x + y - 10, huruf xx dan yy disebut variabel.

Koefisien adalah bilangan yang mengalikan variabel. Pada bentuk 3xy+7z+83x - y + 7z + 8:

  • 3 adalah koefisien dari xx
  • -1 adalah koefisien dari yy
  • 7 adalah koefisien dari zz

Konstanta adalah suku yang tidak memuat variabel. Pada bentuk aljabar 2x23x+92x^2 - 3x + 9, bilangan 9 adalah konstanta.

Suku adalah bagian-bagian pada bentuk aljabar yang dipisahkan oleh tanda penjumlahan atau pengurangan. Pada bentuk 2x25x+122x^2 - 5x + 12, suku-sukunya adalah:

  • 2x22x^2
  • 5x-5x
  • 1212

Suku sejenis adalah suku-suku yang memiliki variabel dan pangkat yang sama.

Contoh:

  • pada 3x3+4x25xy+y23x^3 + 4x^2 - 5xy + y^2 dan 4x37x2+2x3y4x^3 - 7x^2 + 2x - 3y
  • suku 3x33x^3 dan 4x34x^3 adalah suku sejenis
  • suku 4x24x^2 dan 7x2-7x^2 juga suku sejenis

Suku tak sejenis adalah suku-suku yang variabel atau pangkatnya berbeda. Contoh: 3x3x dan 3x23x^2 adalah suku tak sejenis.

Penjumlahan atau pengurangan bentuk aljabar hanya dapat dilakukan pada suku-suku yang sejenis.

Contoh:

  1. 2x+3x=5x2x + 3x = 5x

  2. 8a6a=2a8a - 6a = 2a

  3. Jumlahkan x+7y4zx + 7y - 4z dan 12x+3y+10z-12x + 3y + 10z

    (x+7y4z)+(12x+3y+10z)=(x12x)+(7y+3y)+(4z+10z)=11x+10y+6z \begin{aligned} (x + 7y - 4z) + (-12x + 3y + 10z) &= (x - 12x) + (7y + 3y) + (-4z + 10z)\\ &= -11x + 10y + 6z \end{aligned}
  4. Kurangkan 6x22x+86x^2 - 2x + 8 dari 4x211x+124x^2 - 11x + 12

    (4x211x+12)(6x22x+8)=4x211x+126x2+2x8=(4x26x2)+(11x+2x)+(128)=2x29x+4 \begin{aligned} (4x^2 - 11x + 12) - (6x^2 - 2x + 8) &= 4x^2 - 11x + 12 - 6x^2 + 2x - 8\\ &= (4x^2 - 6x^2) + (-11x + 2x) + (12 - 8)\\ &= -2x^2 - 9x + 4 \end{aligned}

Beberapa sifat yang sering dipakai:

ab=bap(a+b)=pa+pbp(ab)=papbp(a+bc)=pa+pbpcab+cdp=apbp+cpdp,p0 \begin{aligned} ab &= ba\\ p(a+b) &= pa + pb\\ p(a-b) &= pa - pb\\ p(a+b-c) &= pa + pb - pc\\ \frac{a-b+c-d}{p} &= \frac{a}{p} - \frac{b}{p} + \frac{c}{p} - \frac{d}{p}, \quad p \ne 0 \end{aligned}

Contoh:

  1. 5(2x+y)=10x+5y5(2x+y) = 10x + 5y
  2. x(4x2+9x+2)=4x3+9x2+2xx(4x^2+9x+2) = 4x^3 + 9x^2 + 2x
  3. (8x24x):2x=4x2(8x^2-4x):2x = 4x - 2
  4. (12xy2+6x2y):3xy=4y+2x(12xy^2+6x^2y):3xy = 4y + 2x

Jika variabel diganti dengan nilai tertentu, maka nilai bentuk aljabar dapat dihitung.

Contoh:

  1. Tentukan nilai 3x+43x+4 untuk x=5x=5

    3x+4=3(5)+4=15+4=19 3x+4 = 3(5)+4 = 15+4 = 19
  2. Hasil kali dua bilangan adalah 3636. Jika salah satu bilangan adalah 4-4, tentukan bilangan lainnya.

    Misalkan bilangan yang dicari adalah xx.

    4x=36x=364x=9 \begin{aligned} -4x &= 36\\ x &= \frac{36}{-4}\\ x &= -9 \end{aligned}

    Jadi, bilangan yang dicari adalah 9-9.

Bentuk aljabar juga dapat memuat perpangkatan, misalnya:

  • x2x^2
  • 3a2b3a^2b
  • 2x35x2+x72x^3 - 5x^2 + x - 7

Pangkat menunjukkan berapa kali suatu variabel dikalikan dengan dirinya sendiri. Contoh:

x3=x×x×x x^3 = x \times x \times x

Dengan memahami variabel, koefisien, konstanta, suku, serta operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, kamu akan lebih mudah menyelesaikan soal-soal aljabar dasar. Materi ini menjadi fondasi untuk pembelajaran matematika di tingkat berikutnya.