Menulis Rumus Matematika di Blog

Pengantar
Blog atau website bertema pendidikan seperti matematika dan akuntansi hampir selalu membutuhkan simbol, notasi, rumus, dan persamaan. Masalahnya, Blogger secara bawaan tidak menyediakan editor rumus seperti yang tersedia di Microsoft Word.
Karena itu, penulisan rumus matematika di blog biasanya dilakukan dengan kode , lalu dirender oleh pustaka JavaScript seperti MathJax atau KaTeX.
[

Daripada memasukkan rumus sebagai gambar hasil screenshot, menulisnya langsung dengan akan memberi hasil yang lebih rapi, lebih ringan, dan lebih sesuai dengan kaidah penulisan matematika.
Langkah Umum Menulis Rumus Matematika di Blog
Secara sederhana, prosesnya terdiri dari tiga tahap:
- menulis kode rumus dalam format ,
- menempelkan kode itu ke artikel blog,
- merendernya dengan MathJax atau KaTeX.
Menulis Kode LaTeX
Jika belum terbiasa mengetik kode langsung, Anda bisa memakai CodeCogs sebagai alat bantu. Tampilannya mirip editor persamaan dan dapat membantu menghasilkan kode rumus yang siap disalin.
CodeCogs biasanya memiliki tiga bagian utama:
- toolbar simbol,
- kotak input kode ,
- kotak output atau pratinjau rumus.
Contoh:
\frac{x^2+1}{x-3}Hasilnya:
Jika menyalin dari CodeCogs, lebih baik ambil kode mentah, bukan hasil gambar. Lalu tempelkan ke artikel blog dalam mode HTML atau mode penulisan yang tidak mengubah karakter backslash.
Contoh Penulisan Kode LaTeX
Berikut beberapa contoh dasar yang sering dipakai.
Operasi Hitung
| Kode | Hasil |
|---|---|
a+b | |
c-d | |
a\times b | |
c\div d |
Perpangkatan dan Indeks
Gunakan ^ untuk pangkat dan _ untuk indeks. Jika pangkat atau indeks lebih dari satu karakter, gunakan kurung kurawal.
| Kode | Hasil |
|---|---|
a^b | |
a^{bc} | |
4x_a | |
x_{max}^2+x_{min}^2=1 |
Pecahan
Gunakan \frac untuk pecahan biasa dan \dfrac untuk tampilan yang lebih besar.
| Kode | Hasil |
|---|---|
\frac{a}{b} | |
\dfrac{c}{d} | |
\frac{x-x_1^2}{a^2} | |
F=k\dfrac{Q_1Q_2}{R^2} |
Integral
| Kode | Hasil |
|---|---|
y=\int (x+1)\ dx | |
y=\int_{0}^{\infty} f(x)\ dx | |
\iint f(x,y)\ dx\ dy | |
\oint |
Diferensial dan Turunan
| Kode | Hasil |
|---|---|
\dfrac{dy}{dx} | |
\dfrac{\partial z}{\partial x} |
Akar dan Pertidaksamaan
| Kode | Hasil |
|---|---|
\sqrt{a} | |
\sqrt[n]{a} | |
y=\sqrt{\dfrac{x}{x^2+2x+1}} | |
a < b | |
a \le b | |
a > b | |
a \ge b |
Sigma dan Pi
| Kode | Hasil |
|---|---|
\sum_{i=1}^{n} x_i | |
\sum \limits_{i=1}^{n} x_i | |
\prod_{i=1}^{n} x_i | |
\prod\limits_{i=1}^{n} x_i |
Trigonometri
| Kode | Hasil |
|---|---|
\sin(x) | |
\cos(x) | |
\tan(x) | |
\alpha^\circ |
Matriks
Contoh penulisan matriks:
\begin{bmatrix}
a & b \\
c & d
\end{bmatrix}Hasil:
Persamaan Sejajar
Untuk beberapa baris persamaan, lingkungan align sangat berguna.
\begin{align}
y &= 2x+3 \\
y-3 &= 2x
\end{align}Hasil:
Merender Rumus dengan MathJax
Jika blog Anda belum memiliki renderer rumus, salah satu pilihan paling umum adalah MathJax. Potongan berikut adalah contoh script yang dulu sering dipasang di Blogger.
<script type="text/x-mathjax-config">
MathJax.Hub.Config({
tex2jax: {
inlineMath: [['$','$'], ['\\(','\\)']],
displayMath: [['$$','$$'], ['\\[','\\]']]
}
});
</script>
<script src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/mathjax@2/MathJax.js?config=TeX-AMS-MML_HTMLorMML"></script>Untuk penulisan:
- rumus inline bisa diapit dengan
$ ... $atau\( ... \), - rumus display bisa diapit dengan
$$ ... $$atau\[ ... \].
Merender Rumus dengan KaTeX
KaTeX umumnya lebih ringan dan cepat. Contoh pemasangannya:
<link rel="stylesheet" href="https://cdn.jsdelivr.net/npm/katex@0.16.9/dist/katex.min.css">
<script defer src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/katex@0.16.9/dist/katex.min.js"></script>
<script defer src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/katex@0.16.9/dist/contrib/auto-render.min.js"></script>
<script>
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function () {
renderMathInElement(document.body, {
delimiters: [
{left: "$$", right: "$$", display: true},
{left: "$", right: "$", display: false},
{left: "\\(", right: "\\)", display: false},
{left: "\\[", right: "\\]", display: true}
]
});
});
</script>MathJax atau KaTeX?
Secara umum:
- MathJax lebih fleksibel dan kompatibel untuk banyak fitur,
- KaTeX lebih cepat dan ringan,
- untuk blog pendidikan biasa, keduanya sama-sama layak dipakai.
Tips Praktis
Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
- gunakan kode asli, bukan screenshot rumus,
- uji rumus di artikel draft sebelum dipublikasikan,
- konsisten memakai delimiter inline dan display,
- hindari menaruh script renderer berulang kali di dalam isi artikel,
- jika blog sudah memasang MathJax atau KaTeX di template, artikel cukup berisi kode rumusnya saja.
Penutup
Menulis rumus matematika di blog pada dasarnya tidak sulit jika alurnya jelas: tulis kode , tempelkan ke artikel, lalu render dengan MathJax atau KaTeX. Dengan cara ini, tampilan rumus akan jauh lebih rapi daripada memakai gambar, dan artikel matematika menjadi lebih nyaman dibaca.



