Daftar Isi

Menulis Rumus Matematika di Blog

Blog atau website bertema pendidikan seperti matematika dan akuntansi hampir selalu membutuhkan simbol, notasi, rumus, dan persamaan. Masalahnya, Blogger secara bawaan tidak menyediakan editor rumus seperti yang tersedia di Microsoft Word.

Karena itu, penulisan rumus matematika di blog biasanya dilakukan dengan kode LaTeX\LaTeX, lalu dirender oleh pustaka JavaScript seperti MathJax atau KaTeX.

[

Menulis rumus matematika di blog
Menulis rumus matematika di blog
](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwXhXh-29qqCCQvxftZ0xkRT7jAJsZE-X4IiAoC3Sry_JeDe-LX6VTDExozqLFCkHhix4xu8MuSEmCiQO4f8A7o4aMUzjy-l_cAyk-b1dh_kJHNCoQeWnoS_0OUWmkLl-rstyFoJ-pqaE/s2048/20210823_153204.jpg)

Daripada memasukkan rumus sebagai gambar hasil screenshot, menulisnya langsung dengan LaTeX\LaTeX akan memberi hasil yang lebih rapi, lebih ringan, dan lebih sesuai dengan kaidah penulisan matematika.

Secara sederhana, prosesnya terdiri dari tiga tahap:

  1. menulis kode rumus dalam format LaTeX\LaTeX,
  2. menempelkan kode itu ke artikel blog,
  3. merendernya dengan MathJax atau KaTeX.

Jika belum terbiasa mengetik kode LaTeX\LaTeX langsung, Anda bisa memakai CodeCogs sebagai alat bantu. Tampilannya mirip editor persamaan dan dapat membantu menghasilkan kode rumus yang siap disalin.

CodeCogs biasanya memiliki tiga bagian utama:

  1. toolbar simbol,
  2. kotak input kode LaTeX\LaTeX,
  3. kotak output atau pratinjau rumus.

Contoh:

\frac{x^2+1}{x-3}

Hasilnya:

x2+1x3 \frac{x^2+1}{x-3}

Jika menyalin dari CodeCogs, lebih baik ambil kode LaTeX\LaTeX mentah, bukan hasil gambar. Lalu tempelkan ke artikel blog dalam mode HTML atau mode penulisan yang tidak mengubah karakter backslash.

Berikut beberapa contoh dasar yang sering dipakai.

Kode LaTeX\LaTeXHasil
a+ba+ba+b
c-dcdc-d
a\times ba×ba\times b
c\div dc÷dc\div d

Gunakan ^ untuk pangkat dan _ untuk indeks. Jika pangkat atau indeks lebih dari satu karakter, gunakan kurung kurawal.

Kode LaTeX\LaTeXHasil
a^baba^b
a^{bc}abca^{bc}
4x_a4xa4x_a
x_{max}^2+x_{min}^2=1xmax2+xmin2=1x_{max}^2+x_{min}^2=1

Gunakan \frac untuk pecahan biasa dan \dfrac untuk tampilan yang lebih besar.

Kode LaTeX\LaTeXHasil
\frac{a}{b}ab\frac{a}{b}
\dfrac{c}{d}cd\dfrac{c}{d}
\frac{x-x_1^2}{a^2}xx12a2\frac{x-x_1^2}{a^2}
F=k\dfrac{Q_1Q_2}{R^2}F=kQ1Q2R2F=k\dfrac{Q_1Q_2}{R^2}
Kode LaTeX\LaTeXHasil
y=\int (x+1)\ dxy=(x+1) dxy=\int (x+1)\ dx
y=\int_{0}^{\infty} f(x)\ dxy=0f(x) dxy=\int_{0}^{\infty} f(x)\ dx
\iint f(x,y)\ dx\ dyf(x,y) dx dy\iint f(x,y)\ dx\ dy
\oint\oint
Kode LaTeX\LaTeXHasil
\dfrac{dy}{dx}dydx\dfrac{dy}{dx}
\dfrac{\partial z}{\partial x}zx\dfrac{\partial z}{\partial x}
Kode LaTeX\LaTeXHasil
\sqrt{a}a\sqrt{a}
\sqrt[n]{a}an\sqrt[n]{a}
y=\sqrt{\dfrac{x}{x^2+2x+1}}y=xx2+2x+1y=\sqrt{\dfrac{x}{x^2+2x+1}}
a < ba<ba < b
a \le baba \le b
a > ba>ba > b
a \ge baba \ge b
Kode LaTeX\LaTeXHasil
\sum_{i=1}^{n} x_ii=1nxi\sum_{i=1}^{n} x_i
\sum \limits_{i=1}^{n} x_ii=1nxi\sum \limits_{i=1}^{n} x_i
\prod_{i=1}^{n} x_ii=1nxi\prod_{i=1}^{n} x_i
\prod\limits_{i=1}^{n} x_ii=1nxi\prod\limits_{i=1}^{n} x_i
Kode LaTeX\LaTeXHasil
\sin(x)sin(x)\sin(x)
\cos(x)cos(x)\cos(x)
\tan(x)tan(x)\tan(x)
\alpha^\circα\alpha^\circ

Contoh penulisan matriks:

\begin{bmatrix}
a & b \\
c & d
\end{bmatrix}

Hasil:

[abcd] \begin{bmatrix} a & b \\ c & d \end{bmatrix}

Untuk beberapa baris persamaan, lingkungan align sangat berguna.

\begin{align}
y &= 2x+3 \\
y-3 &= 2x
\end{align}

Hasil:

y=2x+3y3=2x \begin{align} y &= 2x+3 \\ y-3 &= 2x \end{align}

Jika blog Anda belum memiliki renderer rumus, salah satu pilihan paling umum adalah MathJax. Potongan berikut adalah contoh script yang dulu sering dipasang di Blogger.

<script type="text/x-mathjax-config">
  MathJax.Hub.Config({
    tex2jax: {
      inlineMath: [['$','$'], ['\\(','\\)']],
      displayMath: [['$$','$$'], ['\\[','\\]']]
    }
  });
</script>
<script src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/mathjax@2/MathJax.js?config=TeX-AMS-MML_HTMLorMML"></script>

Untuk penulisan:

  • rumus inline bisa diapit dengan $ ... $ atau \( ... \),
  • rumus display bisa diapit dengan $$ ... $$ atau \[ ... \].

KaTeX umumnya lebih ringan dan cepat. Contoh pemasangannya:

<link rel="stylesheet" href="https://cdn.jsdelivr.net/npm/katex@0.16.9/dist/katex.min.css">
<script defer src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/katex@0.16.9/dist/katex.min.js"></script>
<script defer src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/katex@0.16.9/dist/contrib/auto-render.min.js"></script>
<script>
  document.addEventListener("DOMContentLoaded", function () {
    renderMathInElement(document.body, {
      delimiters: [
        {left: "$$", right: "$$", display: true},
        {left: "$", right: "$", display: false},
        {left: "\\(", right: "\\)", display: false},
        {left: "\\[", right: "\\]", display: true}
      ]
    });
  });
</script>

Secara umum:

  • MathJax lebih fleksibel dan kompatibel untuk banyak fitur,
  • KaTeX lebih cepat dan ringan,
  • untuk blog pendidikan biasa, keduanya sama-sama layak dipakai.

Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:

  1. gunakan kode LaTeX\LaTeX asli, bukan screenshot rumus,
  2. uji rumus di artikel draft sebelum dipublikasikan,
  3. konsisten memakai delimiter inline dan display,
  4. hindari menaruh script renderer berulang kali di dalam isi artikel,
  5. jika blog sudah memasang MathJax atau KaTeX di template, artikel cukup berisi kode rumusnya saja.

Menulis rumus matematika di blog pada dasarnya tidak sulit jika alurnya jelas: tulis kode LaTeX\LaTeX, tempelkan ke artikel, lalu render dengan MathJax atau KaTeX. Dengan cara ini, tampilan rumus akan jauh lebih rapi daripada memakai gambar, dan artikel matematika menjadi lebih nyaman dibaca.